Mau Beli Rumah, Mahal atau Murah?

Hai teman-teman yang lagi bingung mau cari rumah,

gimana? sudah hunting rumah kesana kemari? Ada yang cocok? Kali ini, saya terinspirasi untuk nulis tentang gimana menilai harga wajar suatu rumah gara-gara salah satu rekan financial planner saya, Mbak Phien (silahkan berkunjung ke blog nya), bertanya tentang apakah rumah di daerah tempat tinggal saya mahal atau murah. Nah, kali ini yuk kita bahas gimana caranya..

Langsung aja deh ya, pakai contoh kasus, biar terbayang aja, dan lebih gampang menjelaskan.. Kita pakai contoh pertanyaan Mbak Phien aja deh yaa.. Jadiii,, Mbak phien tanya, apakah rumah di daerah X, dengan Luas Tanah 84 m2 / Luas Bangunan 38 m2 di suatu perumahan mempunya harga sekitar 380juta, itu mahal atau murah?

Gimana ngitungnya yaaa.. Okee, kita pakai rumus aja,

Nilai Wajar Rumah = Nilai Tanah + Nilai Bangunan

Nilai Wajar Rumah = (Luas Tanah x Harga Tanah) + (Luas Bangunan x Harga Bahan Bangunan)

Rata-rata di perumahan, rumah dengan spek dinding batako, kusen kayu, dan lantai keramik, untuk membangunnya membutuhkan sekitar 1,2 juta / m2, kalau spek lebih tinggi tentunya harga bahan bangunan juga lebih tinggi. Tapi, kita pakai standar nya saja lah yaa..

Kalau begitu, Nilai bangunan yang kita dapat adalah:

380 juta = (84 x harga tanah) + (38 x 1,2 juta)

Nah, dengan demikian, kita akan mendapatkan harga tanah menjadi sebesar 3,98 juta atau kita bulatkan saja jadi 4 juta / m2, benar?!

Sekarang, waktunya kita tanya mbah Google, berapakah harga tanah di daerah X tersebut?? Oh la laa, ternyata setelah saya tanya sama mbah google, harga tanah di daerah X, harga jualnya berkisar 750 ribu – 2 juta / m2, artinyaaaaa… Harga tanah untuk rumah tersebut berkisar antara 2-4 x lipat dari harga tanah wajar di daerah X.

Berarti MAHAL donk rumah nyaaa… Yaa iyaa donk.. kalau ada yang lebih murah kenapa kita harus bayar lebih mahal toh?

Jrengg jrengg jreeenngg.. Sekarang udah ngerti kan gimana kita tau rumah yang mau dibeli itu mahal atau murah? Hehehe.. Eehh, tapi yaa… itu standard untuk rumah di perumahan dengan spek bangunan standard yaa.. Kalau rumah mewah, tentunya harga bahan bangunan per m2 nya juga disesuaikan yaa.

Tapi intinya adalah, dalam menilai suatu properti, yang harus dilihat pertama adalah HARGA TANAH. Karena selain dari perkembangan lokasi, added value dari tanah tersebut turut menjadikan harga tanahnya bertambah mahal.

Nah loh, nah loh, yang udah beli rumah sekarang baru ngitung-ngitung deh kaann.. Hehehe…

Oke sip, sampe disini dulu yah bahas kasus kita hari ini, keep reading yaa.. See you!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s