Biar Gaji Gak 15 Koma?!

Hai semuaa..

Kemarin udah bahas tentang cashflow management  sekilas yah. Nah setelah melakukan tracking expense atau mencatat pengeluaran, ketauan kan banyak kemana pengeluaran kamu. Tapi ada juga nih beberapa pengeluaran yang harus diantisipasi, yang dinamain dengan bocor halus. Yap, bocor halus.. Itu loh, ibarat ember, ada bocor kecil/halus, tanpa disadari, lama2 air di ember habis karena bocor ini.. Contohnya: di kantor tiap ari harus ada cemilan gorengan, beli gorengan 5 ribu rupiah sehari, sebulan ada skitar 22 hari kerja, totalnya 110 ribu sebulan buat gorengan. Slaen bikin makin gendut, itu duit 110 ribu kalo ditabung setaon aja, udah jadi 1,3 juta loh. Kalo ditabung di reksadana saham dengan return 20% per tahun aja, bisa dapat 11,2 juta. Kalo tabung 20 tahun? Jadi 342 juta. Nah loh.. kalo makan gorengan tiap ari 20 tahun, adanya stroke, sakit jantung deh. Klo ditabung, jadi duit loh.. Hihihihi..

Ok, baiklah, bukan itu fokus kita sekarang. Tapi bagaimana biar gaji gak 15 koma, alias tanggal 15 udah koma. Yang lebih parah, bisa 5 koma, gajian tanggal 1, tanggal 5 udah sekarat, hihihi.. Nah, buat menekan bocor2 halus dan berbagai pengeluaran tak penting lainnya, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Buat daftar belanja, selalu buat daftar belanjaan kalau mau pergi ke supermarket buat belanja bulanan, jadi fokus, ga belanja yang ga dibutuhin secara berlebihan. Bole lah, tambah dikit2, kalo budget nya cukup.
  • Masak sendiri/bawa bekal, masak sendiri dan bawa bekal itu cara paling ampuh buat menekan pengeluaran, yah, repot dikit sih, tapi seru! kamu bisa skalian belajar masak dan mencoba menu2 baru untuk kamu pamerin isi bekal kamu ke kantor. selain itu, lebih sehat juga loh, karena kamu yang mengontrol apa yang kamu makan. dijamin, kantong dan badan ikutan sehat. hehehe..
  • Gunakan aplikasi pencatat keuangan, sekarang ini udah banyak aplikasi pencatat keuangan di smartphone, baik di blackberry, android, apple. Mudah digunakan, dan kamu jadi sadar dan untuk jangka panjangnya, baik untuk membentuk kebiasaan pengeluaran kamu.
  • Manfaatkan kartu prabayar, banyak kartu prabayar yang ditawarkan oleh berbagai bank dan institusi, manfaatkan! selain kemudahan dan banyak diskon yang ditawarkan, bisa juga untuk membantu kamu melakukan budgeting. misalnya, kartu prabayar khusus untuk budget transport (bensin dan parkir).
  • Pisahkan rekening tabungan & pengeluaran, untuk menghindari efek psikologis “duit gw masih ada kok..” padahal itu duit tabungan, pisahkan rekening untuk pengeluaran dan tabungan kamu.
  • Dahulukan investasi sebelum pengeluaran, ubah alur cashflow kamu dengan mendahulukan investasi (udah dibahas di postingan manajemen cashflow sebelumnya).
  • Kurangi santa clause syndrome, apa itu? jika ada teman yang minta dibayarkan dulu seperti: “titip rokok donk, nanti gw bayar!”, hal-hal seperti ini sebaiknya dikurangi, jangan sampai kebaikan kamu jadi bumerang buat kamu sendiri.

Sipp, segitu dulu tips nya yah. Jangan cuma dibaca aja yah, kalau bisa segera diterapkan donk. Semoga pada makin cepat kaya semua nya, amin, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s