Basic Mengatur Keuangan Pribadi

Perencanaan Keuangan mencakup banyak hal dalam keuangan, antara lain budgeting, hutang, tabungan, investasi, pensiun, asuransi, dan banyak lagi seperti waris dan perencanaan pajak. Paham bagaimana hal-hal tersebut bekerja dan mempengaruhi satu sama lain, sangat penting sebagai dasar untuk mengatur keuangan kamu dan keluarga.

Saya akan berbagi sedikit nih tentang hal-hal dasar yang harus diperhatikan dalam merencanakan keuangan pribadi kamu.

1. Budgeting
Budgeting (atau penganggaran uang) ini penting dan dasar banget, karena setiap hari kita mengeluarkan uang dari pendapatan kita. Dengan membuat budget bulanan, kamu dapat mengetahui berapa besar pendapatan bulanan (atau harian/tahunan) yang kamu hasilkan dan kemana saja kamu membelanjakan uang kamu. Pernah nggak, di akhir bulan tiba-tiba kepikiran, duit gw abis kemana aja yaa… Nah, dengan budgeting, setidaknya kamu sudah punya perencanaan akan dihabiskan kemana saja uang yang kamu dapatkan, dan seberapa besar yang harus dikeluarkan. Kamu bisa me-review kemana saja uang kamu dihabiskan dan apakah ada sisa dari gaji/pendapatan kamu untuk bisa ditabung. Untuk contoh budgeting, kamu mungkin dapat mencoba Ngaturduit.com.

2. Kurangi pengeluaran dan/atau tambah pendapatan?
Setelah melakukan budgeting, kamu pasti dapat melihat lebih jelas kemana aja uang kamu dihabiskan. apakah ada pengeluaran yang berlebihan dan tidak diperlukan dari semestinya? atau apakah selama ini terjadi overbudget? Saatnya untuk melakukan penyesuaian. Potong semua pengeluaran tidak penting tersebut, misalnya: dugem setiap minggu. Mungkin dengan sedikit ide kreatif, kamu dapat menambah pendapatan kamu, misalnya: punya kemampuan bahasa itali yang bagus, bisa untuk les private dan menambah pendapatan.

3. Hutang
Setelah melakukan budgeting dan memotong pengeluaran yang tidak diperlukan, kamu mungkin ternyata masih mempunyai hutang-hutang yang harus dilunasi. Berhutang tidak selamanya jelek, jika itu hutang produktif (nanti akan saya bahas hutang apa yang boleh dan tidak boleh). Akan tetapi, jika kamu tidak bisa membayar hutang tersebut (malah mungkin megap-megap) atau berhutang lebih banyak dari yang mampu kamu bayar, hal itu bakal jadi masalah. Terutama hutang kartu kredit. Jika kamu berhutang kartu kredit, usahakan membayar penuh setiap bulannya, jangan membayar hanya minimum payment karena bunga hutang kartu kredit membuatnya menjadi menggunung. Lunasi segera hutang kamu terutama hutang kartu kredit, dan be wise dalam berhutang.

4. Menabung untuk hari tua
Kebanyakan orang Indonesia tidak terlalu memikirkan pensiun karena berpikir anaknya akan membantu jika sudah pensiun nanti. Tapi, anak pun nanti akan mempunyai keluarga sendiri yang harus ditanggung, dan itu akan sangat membebani anak tersebut. Ada baiknya uang untuk membiayai kehidupan hari tua nanti jika sudah tidak bekerja/mendapat penghasilan, harus direncanakan dari sekarang, sejak mulai masuk dunia kerja. Kebanyakan orang panik setelah tinggal beberapa tahun lagi untuk pensiun dan menyadari bahwa mereka belum punya rencana apa-apa jika sudah pensiun/tidak mendapat penghasilan lagi. Rata-rata uang pensiun yang disediakan perusahaan belum sepenuhnya cukup untuk kebutuhan pensiun nanti. Untuk perencanaan dana pensiun yang detail, mungkin kamu dapat meminta bantuan Financial Planner.

5. Proteksi
Setelah melakukan budgeting, memotong pengeluaran yang tidak perlu, melunasi hutang-hutang kartu kredit, dan membuat tabungan pensiun, kamu sudah cukup bagus dalam melakukan perencanaan keuangan pribadi. Akan tetapi, masih ada satu hal lagi yang penting, yaitu proteksi! Kamu sudah bekerja dengan baik dan mengatur keuangan dengan baik, tapi jika sesuatu terjadi, misalnya bencana alam, atau kecelakaan. Yang pertama harus kamu punya adalah persiapan dana darurat dan asuransi. Asuransi sangat diperlukan untuk proteksi kamu dan keluarga. Jika kamu sudah berkeluarga (atau punya tanggungan), kamu wajib mempunyai asuransi jiwa (term life). Jika masih single, mungkin ada baiknya untuk memiliki asuransi kesehatan jika perusahaan tempat kamu bekerja tidak menyediakannya. Untuk dana darurat dapat dilihat di postingan sebelumnya.

Ok, semoga sharing ini bermanfaat yaa.. Financial Planner dapat membantu untuk merencanakan Perencanaan Keuangan kamu dengan lebih baik dan comprehensive jika kamu membutuhkannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s